BERKAH News24 — Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, menghadiri sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Penggerakan Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) dalam Program Bangga Kencana yang diselenggarakan oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Madiun. Acara tersebut berlangsung di Aula Dinas PPKB Kabupaten Madiun pada Kamis (24/9/2026).
Dalam pemaparannya, Wabup Purnomo menekankan krusialnya pemahaman dan edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan sejak dini guna mencegah berbagai persoalan kesehatan maupun sosial di tengah masyarakat. Menurutnya, edukasi yang tepat mengenai alat dan fungsi reproduksi mampu membentengi generasi muda dari risiko pernikahan dini, kehamilan tidak diinginkan (KTD), hingga bahaya penyakit menular seksual.
“Pemahaman mengenai kesehatan reproduksi bukan lagi hal yang tabu, melainkan kebutuhan mendasar yang harus diperkenalkan secara tepat sesuai tingkatan usia. Jika anak-anak dan remaja mendapatkan edukasi yang benar sejak dini, kita sedang menyiapkan generasi masa depan yang berkualitas dan bertanggung jawab,” tegas Purnomo Hadi.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas PPKB Kabupaten Madiun, Hendro Suwondo, menjelaskan bahwa esensi utama dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk menguatkan kapasitas serta menyelaraskan persepsi para kader IMP yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program di tingkat tapak.
"Melalui penguatan kader IMP ini, kami ingin memastikan pesan-pesan Program Bangga Kencana—termasuk edukasi kesehatan reproduksi dan percepatan penurunan stunting—dapat tersampaikan secara efektif dan menyeluruh hingga ke tingkat RT/RW," ungkap Hendro.
Melalui kegiatan penggerakan ini, Pemerintah Kabupaten Madiun berharap sinergitas antara pemerintah daerah dan kader masyarakat dapat terus meningkat, demi mewujudkan keluarga yang berkualitas, sejahtera, serta berketahanan di seluruh wilayah Kabupaten Madiun.(as/BN24)







