Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Pemkab Madiun Terima Kunjungan Studi Tiru Pemkab Pemalang Terkait KPBU APJ

BERKAH News24 — Keberhasilan Kabupaten Madiun dalam mengimplementasikan skema Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) pada proyek Alat Penerangan Jalan (APJ) terus menyedot perhatian daerah lain. Sukses menjadi model percontohan nasional, Pemerintah Kabupaten Madiun kembali menerima kunjungan studi tiru, kali ini dari Pemkab Pemalang, Jawa Tengah, pada Jumat (25/9/2026).

Rombongan Pemkab Pemalang yang dipimpin oleh Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, diterima langsung oleh Bupati Madiun, Hari Wuryanto, di Ruang Rapat IT, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Caruban.

Plt. Bupati Pemalang, Nurkholes, mengungkapkan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memantapkan rencana adopsi skema KPBU APJ di wilayahnya. Ia mengapresiasi terobosan Kabupaten Madiun yang mampu menghadirkan ribuan titik lampu penerangan jalan secara merata tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) di awal pembangunan berkat efisiensi pembiayaan dari pihak badan usaha.

"Kedatangan kami ke sini ingin belajar dari Kabupaten Madiun. Di Pemalang, anggaran kita terbatas tetapi kita ingin maju dan mencari solusi yang efisien. Kami ingin membedah bagaimana Madiun bisa mewujudkannya," ujar Nurkholes.

Ia menambahkan, kondisi infrastruktur penerangan jalan di Kabupaten Pemalang saat ini masih minim. Melalui studi tiru ke Bumi Kampung Pesilat ini, ia berharap Pemkab Pemalang dapat membawa pulang formula terbaik untuk diterapkan di daerahnya.

"Kami bermimpi Pemalang bisa lebih terang seperti Madiun. Kami bangga dan mengapresiasi kesuksesan Kabupaten Madiun dalam menerapkan skema KPBU APJ ini," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut hangat kehadiran rombongan Pemkab Pemalang. Dalam pemaparannya, Hari menjelaskan secara terperinci gambaran umum proyek KPBU APJ di Kabupaten Madiun, mulai dari pemetaan topografi wilayah, skema pembiayaan, faktor pendukung, hingga berbagai manfaat strategis yang dirasakan masyarakat dan pemerintah daerah.

Hari menjelaskan bahwa keberadaan APJ berteknologi LED tidak hanya menghemat konsumsi energi secara signifikan, tetapi juga memberi dampak domino positif, seperti mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, menciptakan iklim investasi yang kondusif, meningkatkan Penerimaan Pajak Barang dan Jasa Pertentu atas Tenaga Listrik (PBJT-TL), serta mengoptimalkan efisiensi tagihan listrik penerangan jalan.

"KPBU adalah solusi inovatif pembiayaan infrastruktur. Penggunaan teknologi lampu LED memberikan tingkat efisiensi yang sangat luar biasa. Selain itu, kami juga memperkuat aspek regulasinya melalui Peraturan Daerah (Perda) agar proyek ini memiliki payung hukum yang kokoh," jelas Hari Wuryanto.

Bupati Madiun menegaskan komitmennya untuk terbuka berbagi pengalaman, termasuk tantangan yang dihadapi sejak tahap perencanaan, pelelangan, hingga masa implementasi. Ia berharap pertemuan ini dapat memperkuat kolaborasi antardaerah serta melahirkan diskusi yang konstruktif.

"Kami berterima kasih kepada Pemkab Pemalang yang telah memilih Kabupaten Madiun sebagai rujukan studi tiru. Kapan saja ada kendala atau hal yang perlu didiskusikan lebih lanjut, tim kami siap membantu," pungkasnya.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini