BERKAH News24 - Stabilitas distribusi LPG 3 kg di Kabupaten Lumajang terus dijaga melalui penguatan pengawasan oleh berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan pelaku distribusi.
Sales Branch Manager Wilayah II PT Pertamina Patra Niaga, Andi Reza Ramadhan, menyampaikan bahwa sistem distribusi telah diatur untuk memastikan LPG bersubsidi tetap tersedia dan dapat diakses secara merata oleh masyarakat.
“Distribusi terus kami jaga agar berjalan sesuai ketentuan, sehingga ketersediaan LPG dapat dinikmati secara merata,” ujarnya usai Rapat Koordinasi Stabilitas Stok LPG 3 kg dan bahan bakar minyak (BBM) di Kantor Bupati Lumajang.
Sejalan dengan itu, masyarakat diimbau tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan. Pembelian sesuai kebutuhan dinilai penting untuk menjaga ketersediaan di tingkat pangkalan tetap stabil.
Menurutnya, peran masyarakat sangat penting dalam menjaga kelancaran distribusi. Sikap bijak dalam membeli LPG akan membantu pemerataan distribusi di seluruh wilayah.
Sementara itu, Kepala Hiswana Migas Wilayah Besuki Lumajang, Supratigno, menegaskan LPG 3 kg tetap tersedia dengan harga eceran tertinggi (HET) sebesar Rp18.000.
Ia menambahkan, ketertiban distribusi tidak hanya bergantung pada pengawasan, tetapi juga kesadaran masyarakat dalam menggunakan LPG sesuai kebutuhan.
“Masyarakat diharapkan tetap mengikuti informasi resmi dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi,” ujarnya.
Dengan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat, distribusi LPG bersubsidi diharapkan dapat terus berjalan tertib, merata, dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak.











