BERKAH News24 – Senyum ceria terlihat di wajah warga Desa Klumutan, Kecamatan Saradan Kabupaten Madiun. Sebab, jembatan penghubung antar dusun di desanya, kini berdiri kokoh dan dapat digunakan untuk memperlancar kegiatan perekonomian warga.
Jembatan yang dibangun dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Madiun 2025, dan berada di jalan utama desa ini, akhirnya diresmikan Bupati Madiun, Hari Wuryanto, Selasa (27/1/2026).
“Alhamdulillah, hari ini jembatan Klumutan sudah bisa dimanfaatkan kembali oleh masyarakat. Ini sesuai dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Madiun untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Bupati Madiun.
Bupati berharap, masyarakat punya rasa memiliki terhadap fasilitas jembatan yang dibangun ini, sehingga ada rasa tanggungjawab menjaga dan merawat agar tetap bisa dimanfaatkan masyarakat.
“Karena ini sudah kami serahkan kepada masyarakat, mari kita rawat bersama. Jangan sampai infrastruktur yang sudah dibangun ini rusak karena tidak dijaga,” lanjutnya.
Sebelumnya, jembatan ini mengalami kerusakan saat banjir menerjang Desa Klumutan pada 2019 lalu. Kondisi bangunan dan struktur jembatanpun, selama bertahun tahun hanya diberikan penopang seadanya, meski membahayakan para pengguna jalan.
Selanjutnya, pada tahun 2025, jembatan sepanjang 24 meter dan lebar 8,1 meter ini, menjadi prioritas pembangunan Kabupaten Madiun, karena memiliki peran vital. Yakni sebagai penghubung antar dusun di Desa Klumutan dan antara Desa Klumutan dengan desa disekitarnya. Serta menjadi fasilitas penggerak ekonomi dan mobilitas warga.
“Jembatan Klumutan dibangun dengan konstruksi beton pracetak sepanjang 24 meter dan lebar 8,1 meter, dengan nilai anggaran sebesar Rp 9,9 miliar,” ujar Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Madiun, Boby Saktia Putra Lubis.
Pembangunan jembatan ini, kata Boby, menjadi salah satu komitmen Pemkab Madiun dalam mewujudkan visi “Madiun Bersahaja” yakni pemerataan pembangunan sarana dan prasarana wilayah secara berkeadilan.
Selain meresmikan Jembatan Desa Klumutan, pada kesempatan
ini juga turut diresmikan sejumlah proyek lain yang telah dilaksanakan pada
tahun 2025. Diantaranya :
- Rehabilitasi Drainase & Trotoar, Jl. Ahmad Yani, Penanganan sepanjang 1,80m dengan lebar rata-rata 3m, dengan nilai Rp6.899.316.000
- Peningkatan Jaringan Irigasi DI Kaligede, dengan nilai Rp6.117.258.000
- Peningkatan SPAM Perpipaan Desa Batok, dengan nilai Rp1.528.575.000
- Peningkatan SPAM Perpipaan Desa Segulung, dengan nilai Rp942.426.599
- Pembangunan Gedung Instalasi Linen RSUD Dolopo, dengan nilai Rp2.185.341.000
- Pembangunan Doorloop RSUD Caruban, dengan nilai Rp1.252.832.000
- Revitalisasi SMP Negeri 2 Mejayan, dengan nilai Rp3.564.928.000
- Rehabilitasi Ruang Kelas SDN Sidomulyo 02, Sawahan, dengan nilai Rp598.277.000
- Pembangunan Pagar Makam Gemblung, Desa Klecorejo, Mejayan, dengan nilai Rp398.696.000.
Kini, dengan adanya Jembatan Klumutan tersebut, warga
lebih mudah menjangkau daerah lain yang diharapkan mampu meningkatkan
perekonomian masyarakat.(as/BN24).














