BERKAH News24 - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendukung peluncuran dua program studi magister baru King’s College London (KCL) Singhasari, Kabupaten Malang, yakni LLM Digital Law dan MSc Advanced Cyber Security Jumat (2/10/2026).
Gubernur Khofifah mengatakan kehadiran dua program magister tersebut menjadi bagian penting dalam penguatan sumber daya manusia di bidang digital, khususnya hukum digital dan keamanan siber.
Menurutnya, kebutuhan terhadap kompetensi keamanan siber semakin besar seiring meningkatnya ancaman terhadap sistem dan data digital. Karena itu, pengembangan pendidikan di bidang tersebut tidak hanya relevan bagi Jawa Timur, tetapi juga menjadi kebutuhan nasional. “Meskipun tempatnya di Singhasari, Malang, Jawa Timur, ini sebenarnya merupakan kebutuhan bangsa dan negara Indonesia. Kita harus memproteksi data dan keamanan, baik keamanan nasional, perbankan maupun sektor swasta,” ujar Khofifah.
Khofifah menuturkan, pengembangan pendidikan di Singhasari menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pendidikan, teknologi, riset, pemerintah, dan dunia industri. Menurutnya, kemitraan tersebut perlu terus dikembangkan agar pendidikan dapat memberikan solusi terhadap berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat. “Program ini menunjukkan bagaimana kolaborasi bisa menjadi kemitraan jangka panjang yang membawa manfaat yang lebih luas bagi masyarakat Jawa Timur,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, juga disampaikan data BSSN yang menyebutkan tingginya ancaman siber yang dihadapi Indonesia, tercatat sekitar 5,5 miliar serangan siber sepanjang 2025, sedangkan pada periode 1 Januari hingga 15 April 2026 telah mencapai sekitar 1,52 miliar serangan. Menurut Khofifah, kondisi tersebut menunjukkan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia yang mampu menjaga keamanan data dan sistem digital di berbagai sektor.
Sementara itu, Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Malang terhadap kehadiran dua program magister tersebut. Ia mengapresiasi dipilihnya Kabupaten Malang sebagai lokasi pengembangan pendidikan King’s College London. “Pemerintah Kabupaten Malang mendukung program ini. Selamat atas dibukanya dua program studi magister baru dan terima kasih karena Kabupaten Malang dipilih sebagai tempat pengembangan program pendidikan ini,” ujar Lathifah.
University Rector for Indonesia and Southeast Asia KCL Prof. Simon Tanner, menjelaskan bahwa MSc Advanced Cyber Security dirancang sebagai program yang memadukan pembelajaran teoretis dan praktis. Mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman mengenai cara melindungi sistem dari ancaman, tetapi juga kemampuan menangani serangan ketika berhasil menembus sistem pertahanan.
“Para mahasiswa inilah yang nantinya akan menjadi pemimpin masa depan dalam bidang keamanan siber tingkat lanjut untuk Indonesia, menggunakan keahlian mereka untuk membantu melindungi masyarakat serta organisasi di Indonesia,” jelas Simon.
Ia mengatakan angkatan pertama MSc Advanced Cyber Security akan dimulai pada September 2027 dengan dukungan LPDP. Program magister tersebut ditujukan bagi mahasiswa yang memiliki dasar pengetahuan di bidang ilmu komputer. Untuk angkatan pertama, King’s College London Singhasari memperkirakan terdapat sekitar 20 hingga 30 mahasiswa, yang selanjutnya akan dikembangkan secara bertahap.
Selain program magister, King’s College London Singhasari juga mempertimbangkan penyelenggaraan kursus singkat bagi perusahaan dan organisasi yang membutuhkan peningkatan kapasitas keamanan siber tanpa harus mengikuti pendidikan magister penuh.
Peluncuran LLM Digital Law dan MSc Advanced Cyber Security memperkuat pengembangan ekosistem pendidikan dan teknologi di kawasan Singhasari. Kedua program tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan akademik dengan tantangan di bidang hukum digital dan keamanan siber yang terus berkembang. (hjr)






