BERKAH News24 – Sebanyak 44 santri dan siswa tingkat SMP serta MTs se-Kabupaten Madiun menunjukkan kebolehannya dalam panggung Festival Dai Cilik Madiun Raya 2026 di Pendopo Muda Graha Kabupaten Madiun pada Kamis (8/10/2026).
Wakil Bupati Madiun, dr. Purnomo Hadi, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya ajang pencarian bakat dakwah ini. Menurutnya, keberanian para siswa untuk tampil di depan umum merupakan modal besar yang jauh lebih berharga daripada sekadar mengejar status juara.
"Kami dari Pemerintah Kabupaten Madiun sangat merespons positif. Ini bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi melatih mental, menginspirasi, serta mengasah keterampilan anak-anak untuk mengalahkan ketakutan dalam dirinya," ujar Purnomo Hadi.
Ia menekankan bahwa penguatan karakter dan pemahaman nilai-nilai Islam sejak dini akan menjadi benteng sekaligus fondasi kepemimpinan masa depan. Selain itu, Wabup juga memotivasi para peserta agar terus mengasah potensi diri, baik dari segi intonasi vokal, bahasa tubuh, maupun penguasaan materi dakwah yang relevan dengan perkembangan zaman.
Pada kesempatan yang sama, Purnomo Hadi menyampaikan kesiapan Pemkab Madiun untuk menjadi tuan rumah puncak babak grand final Festival Dai Cilik pada tahun depan.
Dukungan serupa disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Madiun, Agus Sucipto. Ia menilai kolaborasi antara sekolah di bawah naungan Kemendikbudristek dan Kemenag ini menjadi langkah nyata pembentukan karakter dan penanaman sikap toleransi pada generasi muda.
"Karakter dibentuk dari kolaborasi antara akademis,
syariat, dan akhlak yang berlandaskan norma agama. Kegiatan seperti ini sangat
penting untuk memberi wadah positif bagi bakat dan minat anak-anak," jelas
Agus.
Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Madiun, Ockta Prana Lagawira selaku penyelenggara menjelaskan bahwa ajang ini merupakan agenda tahunan yang telah berjalan sejak 2021. Pada gelaran kelima tahun ini, antusiasme peserta dari seluruh wilayah Madiun Raya sangat tinggi.
"Untuk Kota Madiun diikuti 25 peserta, Kabupaten Madiun 44 peserta, Magetan 34 peserta, Ngawi 60 peserta, Ponorogo 30 peserta, dan Pacitan 54 peserta," paparnya.
Nantinya, dari masing-masing daerah akan dipilih 5
peserta terbaik untuk melaju ke babak grand final guna memperebutkan predikat
lima dai cilik terbaik se-Madiun Raya.(as/BN24)








