Ticker

10/recent/ticker-posts

Ad Code

Klik Disini

Isak Tangis Sambut Kedatangan Jenazah Taruno Hidayat, Korban KM Virgo Transport 8 Tiba di Kare Madiun

BERKAH News24 — Suasana duka menyelimuti Desa Kare, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun, Sabtu (26/9/2026). Tangis keluarga dan kerabat pecah saat peti jenazah Taruno Hidayat (46), korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8, tiba di kampung halamannya.

Peti jenazah yang diangkut menggunakan ambulans tiba di Masjid Baitul Muttaqin dan langsung disambut isak tangis warga serta keluarga yang telah menunggu sejak pagi. Setelah disholatkan di masjid tersebut dengan diiringi ratusan warga, almarhum dibawa menuju peristirahatan terakhirnya di pemakaman Dusun Seweru, Desa Kare.

Dantim Basarnas Surabaya, Gian Ery Pramulya, menjelaskan bahwa jenazah Taruno sebenarnya telah ditemukan di perairan Masalembo pada Jumat (25/9/2026). Namun, proses pemulangan baru dilakukan setelah tim identifikasi DVI memastikan kepastian identitas korban.

“Setelah koordinasi dan ditemukan kondisi yang memperjelas bahwa beliau memang Mas Taruno Hidayat—dari pakaian dan keterangan pihak keluarga—akhirnya dikeluarkan nota dari DVI bahwa itu memang Pak Taruno Hidayat,” terang Gian.

Selesai proses identifikasi, jenazah diterbangkan dari Banjarmasin menuju Surabaya pada Sabtu pagi. Pemulangan ini melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Basarnas, DVI Banjarmasin, Kepolisian, BPBD Jawa Timur, BPBD Kabupaten Madiun, Dinsos Jawa Timur, hingga AirNav.

“Langsung kami dari pihak Basarnas dan pemerintah yang telah membantu menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga,” tambahnya.

Bagi warga setempat, kepergian Taruno meninggalkan duka mendalam. Almarhum dikenal sebagai sosok yang ramah, mudah bergaul, serta aktif dalam berbagai kegiatan sosial.

Selain berprofesi sebagai guru, Taruno juga mengabdikan diri sebagai anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kare. Di bidang kepemiluan, almarhum pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kare pada Pilkada 2024.

Kerabat almarhum, Afif Izzudin, mengenang sosok Taruno sebagai pribadi yang supel dan suka membantu sesama.

“Pak Taruno itu semasa hidupnya orangnya baik. Sama teman akrab, ramah, terus sering memberikan nasihat kepada kita yang masih muda. Kalau ada yang kesusahan suka membantu. Kesehariannya beliau guru, anggota BPD, dan waktu Pilkada 2024 menjadi Ketua PPK Kecamatan Kare,” ujar Afif.

Taruno meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak. Kepulangannya ke Kare setelah 13 hari proses pencarian memberikan kepastian bagi keluarga, meski duka mendalam masih menyelimuti.

Duka keluarga belum sepenuhnya usai. Adik kandung Taruno, Tihwin Nuryanto (43), yang berangkat bersamanya menuju Kalimantan hingga saat ini masih belum ditemukan.

Sebelum musibah terjadi, keduanya berpamitan kepada keluarga untuk pergi berdagang sayuran ke Kalimantan. Namun perjalanan tersebut berujung tragedi setelah KM Virgo Transport 8 mengalami kecelakaan di perairan Masalembo.

Kini, Taruno telah dibaringkan di tanah kelahirannya. Sementara pihak keluarga dan warga Kare masih terus berdoa dan menanti kepastian kabar mengenai keberadaan Tihwin.(as/BN24)

close
Pasang Iklan Disini