BERKAH News24 – Peta kepemimpinan Dewan Pengurus Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Madiun resmi berganti. Wakil Bupati Madiun saat ini, dr. Purnomo Hadi, resmi menakhodai DPC PKB Kabupaten Madiun periode 2026–2031. Ia menggantikan H. Muhtarom, Bupati Madiun dua periode yang telah mendedikasikan dirinya memimpin partai tersebut selama 22 tahun sejak 2004.
Proses transisi bersejarah ini ditandai dengan agenda Pelaporan dan Penyerahan Aset, Sosialisasi Susunan Pengurus, serta Sosialisasi Musyawarah Anak Cabang yang digelar di Kantor DPC PKB Kabupaten Madiun pada Selasa (7/7/2026).
Sebagai wujud dukungan penuh terhadap keberlanjutan roda organisasi, H. Muhtarom menyerahkan aset berupa kantor DPC PKB Kabupaten Madiun secara simbolis kepada kepengurusan baru. Mantan anggota DPR RI tersebut menjelaskan bahwa kantor ini memiliki nilai historis yang sangat mendalam dalam perjalanan PKB di Madiun.
Aset tersebut sebelumnya berstatus hak pakai yang diserahkan kepada Nahdlatul Ulama (NU). Namun, saat ini pengelolaannya dialihkan sepenuhnya kepada DPC PKB Kabupaten Madiun agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk aktivitas kepengurusan.
Tidak hanya fasilitas kantor, pria yang akrab disapa Mbah Tarom ini juga memberikan dukungan fasilitas bergerak berupa dua unit kendaraan operasional dari kantong pribadinya.
"Sebagai bentuk dukungan pribadi, bukan atas nama fraksi, saya menyerahkan satu unit Avanza dan satu unit Xenia agar operasional DPC PKB Kabupaten Madiun dapat berjalan lebih baik. Semoga PKB ke depan semakin maju dan sukses," ujar Muhtarom.
Ketua DPC PKB Kabupaten Madiun terpilih, dr. Purnomo Hadi, menyampaikan apresiasi dan rasa hormat yang mendalam atas rekam jejak serta loyalitas luar biasa yang ditunjukkan Muhtarom selama lebih dari dua dekade.
"Mbah Tarom adalah sosok senior yang memiliki rekam jejak luar biasa di Kabupaten Madiun, mulai dari karirnya di DPRD, Wakil Bupati, Bupati dua periode, hingga DPR RI. Pengalaman beliau adalah teladan," puji Purnomo Hadi.
Mengenai susunan kepengurusan periode 2026–2031, Purnomo menjelaskan beberapa poin penting terkait arah baru PKB Kabupaten Madiun:
Kolaborasi Tim Tujuh: Struktur baru dibentuk secara kolaboratif untuk mengawinkan pengalaman pengurus senior dengan semangat penyegaran dari wajah-wajah baru.
Regenerasi Beretika: Proses kaderisasi dan regenerasi partai dipastikan tetap menjunjung tinggi prinsip akhlakul karimah.
Pintu Terbuka Terbuka Luas: PKB siap membuka diri bagi seluruh elemen masyarakat Madiun yang memenuhi kualifikasi untuk bersama-sama mengabdi melalui jalur politik.
Saat disinggung mengenai target perolehan kursi legislatif ke depan—mengingat PKB Madiun pernah mendominasi dengan raihan 11 kursi—Wakil Bupati Madiun tersebut menjawab secara diplomatis dan terukur.
"Secara logis, organisasi apa pun, termasuk PKB, harus memiliki prinsip bahwa hari ini harus lebih baik dari kemarin, dan hari esok harus lebih baik dari hari ini," ucapnya.
Purnomo menegaskan bahwa target utama partai saat ini bukan sekadar kepentingan politik praktis. Fokus terbesar kepengurusannya adalah bagaimana PKB mampu menjadi jalur perjuangan yang memberikan kemanfaatan nyata bagi kemaslahatan seluruh masyarakat Kabupaten Madiun.(as/BN24)






